Tour Jogja – Jogja selalu berhasil memikat hati lewat suasana kotanya yang hangat dan budaya yang khas. Namun, daya tarik Jogja tidak berhenti hanya pada tempat wisata. Kota ini juga menawarkan pengalaman kuliner yang membuat siapa pun ingin kembali lagi dan lagi. Mulai dari makanan tradisional hingga hidangan modern yang kreatif, semuanya menyatu menjadi identitas rasa Jogja yang sulit dilupakan.

Jika kamu sedang merencanakan perjalanan ke Jogja, mengeksplorasi kuliner wajib masuk dalam daftar utama. Banyak tempat makan yang tidak hanya menjual rasa, tetapi juga menghadirkan suasana yang penuh cerita. Nah, sepuluh destinasi berikut adalah pilihan paling enak dan populer, mulai dari legenda lawas hingga tempat hits kekinian yang kini jadi incaran wisatawan.

Gudeg Yu Djum

Credit: Visiting Jogja

Gudeg Yu Djum merupakan ikon kuliner Jogja yang sudah terkenal sejak puluhan tahun lalu. Cita rasa gudegnya yang manis, legit, dan dimasak dengan cara tradisional membuat banyak wisatawan selalu kembali. Aromanya khas dan kuah arehnya terasa gurih, menghadirkan perpaduan rasa yang seimbang.

Selain rasanya yang konsisten, tempat ini juga menawarkan berbagai pilihan lauk seperti krecek, ayam kampung, telur, dan orem-orem. Banyak wisatawan membeli gudegnya sebagai oleh-oleh karena tersedia dalam kemasan praktis. Tidak heran jika Gudeg Yu Djum menjadi salah satu tujuan kuliner wajib ketika berkunjung ke Jogja.

Bakpia Pathok 25

Credit: Kompasiana

Bakpia Pathok 25 menjadi salah satu oleh-oleh paling terkenal di Jogja. Teksturnya lembut, isinya melimpah, dan tersedia dalam banyak pilihan rasa seperti kacang hijau, cokelat, keju, hingga durian. Cita rasanya yang stabil membuat bakpia ini tetap jadi favorit sejak tahun-tahun awal berdirinya.

Lokasinya yang strategis dan toko yang besar membuat wisatawan mudah menemukan tempatnya. Selain membeli dalam jumlah besar, banyak pengunjung datang hanya untuk melihat proses pembuatannya secara langsung. Karena itulah Bakpia Pathok 25 tidak hanya menjadi oleh-oleh, tetapi juga pengalaman wisata kuliner tersendiri.

Angkringan Kopi Joss Lik Man

Kopi Joss

Credit: VOA Indonesia

Angkringan Lik Man dikenal sebagai pelopor kopi joss, yaitu kopi panas yang disajikan dengan arang membara. Rasanya unik dan memiliki aroma khas yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Selain kopi joss, angkringan ini juga menyediakan nasi kucing, sate-satean, dan gorengan yang selalu menggugah selera.

Suasana angkringannya sederhana namun penuh kehangatan khas Jogja. Banyak wisatawan datang untuk merasakan nuansa malam Jogja yang santai sambil duduk lesehan. Kopi joss menjadi simbol pengalaman kuliner malam yang wajib dicoba ketika berada di kota ini.

Sate Klathak Pak Bari

Sate Klatak

Credit: Wiradesa.co

Sate Klathak Pak Bari menjadi populer karena penyajiannya yang unik menggunakan tusuk jeruji besi. Teknik ini membuat panas meresap sempurna ke dalam daging, menghasilkan tekstur empuk dan rasa gurih yang khas. Daging kambingnya pun terkenal segar dan tidak berbau prengus.

Warung ini semakin dikenal setelah muncul di film Ada Apa Dengan Cinta 2. Meskipun antreannya panjang, banyak wisatawan rela menunggu karena rasanya sepadan. Kuah gulai pendampingnya juga menjadi favorit karena menambah kelezatan sate klathak yang sudah menggugah selera.

Mie Ayam Tumini

Mie Ayam Tumini

Credit: Jogjaaja

Mie Ayam Tumini terkenal dengan kuah kental berwarna cokelat gelap yang memiliki rasa gurih manis khas. Porsinya besar dan topping ayamnya melimpah. Banyak pecinta kuliner mengakui bahwa rasa Mie Ayam Tumini berbeda dari mie ayam pada umumnya.

Suasana warungnya sederhana, tetapi antreannya selalu panjang terutama pada jam makan. Hal ini membuktikan betapa kuliner satu ini berhasil memikat banyak pengunjung. Jika kamu pecinta mie ayam, tempat ini wajib masuk dalam daftar kuliner saat berada di Jogja.

Baca juga: 7 Sudut Jogja yang Bikin Kamu Kangen Hal-Hal Simpel

Mangut Lele Mbah Marto

Mangut Lele

Credit: Travel Kompas

Mangut Lele Mbah Marto menyajikan hidangan tradisional dengan cita rasa pedas, gurih, dan sedikit smokey. Lele yang dimasak dengan santan dan bumbu rempah membuat hidangannya memiliki karakter kuat. Banyak pecinta kuliner menyebut rasa mangutnya sulit ditandingi tempat lain.

Pengalaman unik lainnya adalah cara penyajiannya yang masih tradisional. Kamu bisa melihat dapur lawas dengan tungku kayu bakar yang menghasilkan aroma khas. Pengalaman makan di sini terasa autentik karena kamu benar-benar merasakan suasana rumah makan rumahan khas Jawa.

Oseng Mercon Bu Narti

Credit: The Travellist

Oseng Mercon Bu Narti terkenal dengan tingkat kepedasannya yang meledak-ledak. Hidangan berbahan dasar kikil, daging, dan tetelan ini dimasak dengan banyak cabai hingga menghasilkan cita rasa pedas yang intens. Meskipun pedas, rasanya tetap gurih dan membuat banyak orang ketagihan.

Warungnya sering ramai terutama pada malam hari. Banyak wisatawan datang untuk menguji batas pedas mereka sambil menikmati suasana Jogja di malam hari. Oseng mercon ini cocok untuk pencinta kuliner yang menyukai tantangan rasa.

Soto Kadipiro

Soto Kadipiro

Credit: Radar Malioboro

Soto Kadipiro menjadi salah satu soto tertua di Jogja dengan cita rasa yang tidak berubah sejak awal berdirinya. Kuahnya bening, segar, dan memiliki kelezatan yang sederhana namun memuaskan. Potongan daging ayam kampung dan sounnya memberikan sensasi makan yang ringan namun tetap mengenyangkan.

Bangunan warungnya memiliki nuansa klasik yang memberikan kesan nostalgia. Banyak pengunjung datang untuk menikmati sarapan pagi di tempat ini. Soto Kadipiro menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mencicipi kuliner tradisional Jogja yang bertahan puluhan tahun.

Baca juga: Oleh-Oleh Khas Jogja

House of Raminten

Raminten

Credit: RRI

House of Raminten menawarkan konsep kuliner unik dengan nuansa tradisional Jawa yang dikemas secara modern. Menunya beragam mulai dari makanan ringan hingga hidangan berat khas Jogja. Banyak wisatawan mengunjungi tempat ini karena suasananya yang estetik dan berbeda dari restoran biasa.

Selain makanannya yang lezat, dekorasi interiornya menjadi daya tarik utama. Pelayanannya yang khas dan kostum tradisional menambah pengalaman makan yang unik. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati kuliner sekaligus suasana artistik dalam satu lokasi.

Sate Ratu

Credit: Wiratech

Sate Ratu merupakan salah satu kuliner modern Jogja yang berhasil mencuri perhatian wisatawan domestik hingga mancanegara. Menu andalan seperti Sate Merah dan Lilit Basah memiliki karakter rasa yang kuat, pedas-gurih, dan dibuat dengan bumbu khas racikan sendiri. Tekstur dagingnya empuk dan meresap, membuat setiap gigitan terasa juicy dan penuh aroma rempah.

Tempat ini juga dikenal karena konsistensi rasa dan pelayanan ramah yang membuat pengunjung betah. Banyak turis asing memasukkan Sate Ratu sebagai destinasi kuliner wajib karena kualitas rasa yang premium namun tetap terjangkau. Tidak heran jika ulasannya membludak di platform wisata dan selalu mendapat rating tinggi.

Kuliner Jogja selalu berhasil menciptakan pengalaman yang membuat wisatawan ingin kembali. Mulai dari makanan tradisional hingga hidangan modern, semuanya punya ciri khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Sepuluh destinasi di atas membuktikan bahwa Jogja bukan hanya kaya budaya, tetapi juga kaya rasa. Selamat menjelajahi kuliner terbaik Kota Pelajar!