Tour Jogja – Jogja selalu berhasil mencuri perhatian lewat Malioboro, Keraton, hingga pantai-pantai Gunungkidul yang memikat. Namun, di balik destinasi mainstream itu, Jogja menyimpan begitu banyak tempat tersembunyi yang menawarkan suasana lebih tenang, alami, dan berbeda dari keramaian wisata pada umumnya. Destinasi-destinasi ini cocok untuk kamu yang ingin mengeksplorasi Jogja versi ‘backdoor’ lebih sunyi, lebih segar, dan lebih dekat dengan nuansa alam.

Setiap tempat dalam daftar ini menghadirkan pengalaman yang unik mulai dari bukit sepi untuk menikmati sunrise, air terjun bertingkat yang eksotis, hingga goa berpetualang yang tak banyak diketahui wisatawan luar. Jika kamu ingin melihat sisi lain Jogja yang jarang terekspos, tujuh destinasi tersembunyi berikut bisa kamu masukkan ke itinerary perjalananmu selanjutnya.

Watu Goyang

Credit: Visiting Jogja

Watu Goyang menawarkan pemandangan perbukitan Menoreh yang membentang luas, cocok untuk kamu yang suka suasana alam tenang dan angin sejuk pegunungan. Tempat ini jauh lebih sepi dibanding bukit wisata lainnya sehingga kamu bisa menikmati panorama tanpa terganggu keramaian. Batu besar yang menjadi ikon utamanya pun memberikan nuansa unik dan menjadi spot foto yang menarik.

Selain itu, Watu Goyang menawarkan momen sunrise dan sunset yang memanjakan mata. Sinar matahari yang muncul perlahan di balik perbukitan membuat suasana pagi terasa hangat dan damai. Jalur menuju lokasi termasuk mudah diakses sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan tanpa perlu trekking berat.

Grojogan Watu Purbo

Credit: Travel Kompas

Grojogan Watu Purbo adalah air terjun berundak enam tingkat yang menampilkan panorama langka dan sangat fotogenik. Arsitektur alami undakan batu membuat air terjun ini tampak seperti tangga besar dengan aliran yang lembut dan menenangkan. Meski sempat viral, suasananya tetap terjaga dan tidak seramai destinasi air terjun lainnya di Jogja.

Area di sekitar air terjun juga sangat cocok untuk piknik santai atau sekadar menikmati suara gemericik air. Kamu bisa duduk dekat undakan untuk mendapatkan angle foto terbaik atau berjalan-jalan di sekitar sungai untuk merasakan kesegaran alami. Lingkungan yang tetap bersih dan rapi membuat pengalaman berkunjung terasa menyenangkan.

Bukit Pengilon

Credit: Travel Kompas

Bukit Pengilon menyuguhkan pemandangan laut selatan yang luar biasa luas tanpa penghalang sama sekali. Bukit hijau yang bertemu langsung dengan lautan menciptakan lanskap dramatis dan menenangkan sekaligus. Meski lokasinya cukup menanjak, jalurnya aman dan bisa dilalui oleh semua usia dengan ritme santai.

Karena belum banyak wisatawan yang mengetahuinya, suasana Bukit Pengilon sangat cocok untuk kamu yang ingin menikmati momen sunyi di alam terbuka. Angin laut yang kuat dan rumput hijau yang bergerak serempak membuat pengalaman duduk di puncaknya terasa sangat menenangkan. Tempat ini juga ideal untuk sesi foto estetik atau sekadar berbaring sambil menikmati suara deburan ombak dari ketinggian.

Baca juga: Wisata Malam Jogja Aesthetic

Watu Lumbung

Credit: Kalurahan Balong

Watu Lumbung awalnya hanya berupa tebing karang yang menghadap lautan. Namun, masyarakat setempat mengembangkan area ini menjadi ruang kreatif dengan kesan artsy dan alami. Ada banyak spot duduk sederhana dari bambu yang membuat pengunjung bisa menikmati suasana laut dengan cara yang lebih intim dan personal.

Tempat ini sangat pas untuk kamu yang ingin merilekskan pikiran, membaca buku, atau sekadar menikmati kopi sambil memandang cakrawala. Suasananya tenang, udara laut membawa aroma segar, dan desain tempatnya tetap mempertahankan kesederhanaan. Itulah yang membuat Watu Lumbung terasa seperti ruang meditasi alami yang jauh dari hiruk pikuk kota.

Sungai Mudal

Credit: IDN Times Jogja

Sungai Mudal merupakan kolam alami yang airnya sangat jernih dan dikelilingi pepohonan rimbun. Suasana teduhnya membuat banyak orang datang hanya untuk merendam kaki atau menikmati ketenangan air yang mengalir pelan. Berbeda dari tempat mainstream, sendang ini tetap mempertahankan nuansa pedesaan yang alami.

Karena belum banyak yang mengetahui lokasinya, suasana di sini cenderung sepi dan nyaman untuk bersantai. Kamu bisa duduk di bebatuan, menikmati kesejukan air, atau berfoto dengan latar pepohonan yang membuat hasilnya tampak sangat natural. Tempat ini cocok sekali untuk kamu yang ingin healing santai tanpa perlu perjalanan jauh.

Baca juga: Kuliner Hits di Jogja

Gunung Ireng

Credit: Radar Malioboro

Gunung Ireng menawarkan pemandangan sunrise spektakuler dari puncak batu vulkanik berwarna gelap. Dari sini, kamu bisa melihat matahari terbit perlahan di balik perkampungan dan lapangan hijau yang luas. Karena tidak sepopuler Gunung Api Purba, suasananya lebih tenang dan ideal untuk menikmati pagi yang damai.

Selain panorama matahari terbit, bebatuan yang mendominasi puncak Gunung Ireng menciptakan kesan eksotis dan fotogenik. Kontur batu yang tidak berbahaya membuatnya tetap aman untuk dinaiki oleh pengunjung. Kombinasi udara segar dan cahaya pagi membuat pengalaman di sini benar-benar memuaskan.

Goa Kalisuci

Credit: JNEWS Online

Goa Kalisuci dikenal sebagai salah satu spot cave tubing pertama di Indonesia, tetapi popularitasnya belum sebesar Goa Pindul. Hal ini membuat suasananya lebih eksklusif dan tidak dipadati wisatawan. Kamu akan menyusuri sungai bawah tanah, melewati lorong gelap, dan merasakan petualangan yang memacu adrenalin.

Selain keseruan menyusuri sungai, Goa Kalisuci juga menawarkan keindahan stalaktit dan stalagmit yang masih alami. Pemandu lokal membantu memastikan keamanan selama perjalanan sehingga aktivitas ini tetap cocok untuk pemula. Air yang jernih dan suasana gua yang sunyi memberikan pengalaman berbeda dari wisata alam lainnya di Jogja.

Jogja bukan hanya tentang destinasi populer yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Di balik itu semua, kota ini menyimpan banyak tempat unik yang menawarkan sensasi eksplorasi baru. Tujuh destinasi tersembunyi ini menghadirkan pengalaman yang jauh lebih intim dengan alam dan cocok untuk kamu yang ingin menjelajah Jogja secara berbeda.