Tour Jakarta – Bosan dengan aktivitas wisata museum yang hanya berkeliling melihat koleksi? Coba pengalaman yang sedikit berbeda dengan melakukan hunting stamp di Kota Tua Jakarta. Aktivitas ini mengajak pengunjung mencari stempel yang tersedia di beberapa museum sekaligus menikmati cerita sejarah di dalamnya.
Setiap museum memiliki jumlah dan desain stamp yang berbeda. Karena itu, perjalanan menjadi lebih seru ketika kamu mencoba mengumpulkan semuanya dalam satu kunjungan. Ada lima museum yang bisa kamu masukkan ke dalam rute, yaitu Museum Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.
Museum Mandiri

Credit: TipTip
Museum Mandiri bisa menjadi salah satu titik awal untuk memulai perburuan stamp. Bangunannya merupakan bekas kantor Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) yang dibangun pada 1929. Koleksi di dalamnya memperlihatkan perkembangan dunia perbankan melalui berbagai mesin hitung, brankas, dokumen, hingga interior ruang pelayanan bank.
Ada 6 stamp yang tersebar di beberapa sudut museum. Jadi, jangan terburu-buru meninggalkan satu ruangan setelah menemukan satu stamp. Sambil mencari, kamu bisa menikmati koleksi dan mempelajari sejarah perbankan Indonesia. Harga tiket yang kamu siapkan sekitar Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Museum Bank Indonesia

Credit: Borneo Review
Perjalanan berikutnya bisa dilanjutkan ke Museum Bank Indonesia yang berada di Jalan Pintu Besar Utara. Museum ini menempati bangunan bekas De Javasche Bank dan menyajikan perjalanan sejarah sistem moneter Indonesia melalui koleksi uang, arsip, diorama, serta berbagai media interaktif.
Sebanyak 3 stamp bisa kamu buru selama menjelajahi museum. Aktivitas tersebut juga memberi kesempatan untuk belajar tentang perkembangan keuangan Indonesia dari masa ke masa. Berdasarkan informasi Museum BI, tarif kunjungan saat ini tercantum Rp5.000 untuk pengunjung individu, dengan beberapa kategori pengunjung yang mendapatkan akses gratis sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Kawasan Kota Tua Jakarta, Wisata Sejarah di Tengah Ibu Kota
Museum Sejarah Jakarta

Credit: Wikipedia
Museum Sejarah Jakarta, atau yang lebih populer dengan nama Museum Fatahillah, berada di kawasan Taman Fatahillah. Bangunan ini dulunya berfungsi sebagai Stadhuis atau balai kota Batavia dan kini menyimpan berbagai koleksi yang menceritakan perkembangan Jakarta dari masa ke masa.
Buat kamu yang sedang mengumpulkan stamp, tersedia 3 stamp dengan desain yang menarik dan gemas. Lokasinya berada di area gate masuk, sehingga kamu bisa langsung mencarinya ketika tiba. Setelah itu, lanjutkan eksplorasi ke bagian dalam untuk melihat koleksi sekaligus mengenal sejarah Jakarta.
Museum Wayang

Credit: Valid News
Museum Wayang menawarkan pengalaman berbeda karena koleksinya berfokus pada seni dan budaya pewayangan. Beragam jenis wayang dari Indonesia dapat ditemukan di sini, sehingga kunjungan terasa seperti perjalanan untuk mengenal salah satu warisan budaya Nusantara.
Selain menikmati koleksi, kamu juga bisa memasukkan museum ini ke dalam daftar perburuan karena tersedia 3 stamp. Jangan hanya mengejar stempelnya, ya. Luangkan waktu untuk melihat berbagai bentuk wayang dan memahami cerita di balik koleksi yang dipamerkan.
Museum Seni Rupa dan Keramik

Credit: Wikipedia
Museum Seni Rupa dan Keramik menjadi destinasi terakhir dalam rute hunting stamp ini. Museum yang berada di Jalan Pos Kota tersebut menampilkan berbagai karya seni rupa dan keramik dari Indonesia. Bangunannya juga memiliki nilai sejarah karena dibangun pada abad ke-19 dengan gaya arsitektur Neo Klasik.
Kamu bisa menemukan 2 stamp di museum ini untuk melengkapi perburuan. Setelah mendapatkan stamp, kamu bisa melanjutkan eksplorasi dengan melihat lukisan, patung, karya grafis, serta koleksi keramik yang tersedia. Dengan HTM sekitar Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak, museum ini bisa menjadi penutup yang pas dalam perjalanan hunting stamp di Kota Tua.
Tips Hunting Stamp di Kota Tua
Supaya hunting stamp berjalan lebih seru, kamu bisa menyiapkan buku khusus atau kartu stamp sebelum mulai berkeliling. Jangan lupa mencatat jumlah stamp dari setiap museum agar tidak ada yang terlewat. Karena beberapa stamp berada di sudut tertentu, perhatikan area sekitar ketika menjelajahi museum.
Kamu juga bisa menyusun rute berdasarkan lokasi museum agar perjalanan lebih efisien. Kelima museum tersebut berada di kawasan Kota Tua sehingga kamu bisa mengunjungi beberapa museum dalam satu perjalanan. Selain mengumpulkan stamp, manfaatkan kesempatan ini untuk membaca informasi, melihat koleksi, dan mengenal sejarah di balik setiap bangunan.
Baca Juga: Family Tour Jakarta 3D2N Murah Meriah
Kalau kamu ingin menjelajahi Kota Tua tanpa repot menyusun rute perjalanan sendiri, Labiru Tour siap membantu menyiapkan perjalanan sesuai kebutuhanmu. Yuk, rencanakan wisata edukatif dan seru ke Kota Tua Jakarta bersama Labiru Tour!