Trip Bali – Bali selalu berhasil menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Namun, di balik pantai populer dan destinasi ikoniknya, Bali menyimpan banyak wisata alam anti mainstream yang menawarkan ketenangan, keaslian, dan pengalaman berbeda. Hingga 2026, tren wisata pun bergeser ke arah destinasi yang lebih sepi, natural, dan berorientasi pada pengalaman.
Kalau kamu ingin menjelajahi sisi lain Pulau Dewata tanpa hiruk-pikuk keramaian, destinasi alam tersembunyi bisa menjadi pilihan terbaik. Berikut ini 5 wisata alam anti mainstream di Bali 2026 yang masih terjaga, aktif dikunjungi, dan cocok masuk itinerary liburan eksklusif.

Credit: Bali Tripon
Air Terjun Yeh Ho menawarkan suasana alami yang masih jarang tersentuh wisata massal. Air terjun ini mengalir di tengah perbukitan hijau Tabanan dan menghadirkan pemandangan bertingkat yang unik. Aliran airnya membentuk kolam alami yang jernih, sehingga pengunjung bisa bermain air atau sekadar menikmati kesegaran alam.
Masyarakat setempat mengelola area Yeh Ho dengan pendekatan ramah lingkungan. Jalur trekking yang tertata memudahkan wisatawan tanpa merusak alam sekitar. Hingga 2026, Air Terjun Yeh Ho tetap menjadi destinasi ideal bagi pencinta wisata alam yang menginginkan ketenangan dan keaslian Bali.
Bukit Asah Bugbug – Karangasem

Credit: Tripadvisor
Bukit Asah Bugbug menyuguhkan panorama tebing hijau yang langsung menghadap Samudra Hindia. Dari atas bukit, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut biru luas dengan deburan ombak yang dramatis. Tempat ini cocok untuk menikmati sunrise, sunset, hingga aktivitas camping dengan suasana tenang.
Warga desa Bugbug mengelola Bukit Asah sebagai kawasan wisata berbasis komunitas. Mereka menjaga kebersihan dan keasrian area dengan ketat. Hingga 2026, Bukit Asah tetap menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati keindahan Bali Timur tanpa keramaian khas destinasi mainstream.
Baca Juga: 8 Experience Bali yang Serasa Masuk Film Festival
Pantai Nyang Nyang – Uluwatu

Credit: Tripadvisor
Pantai Nyang Nyang menghadirkan pengalaman pantai liar dengan hamparan pasir putih yang luas dan alami. Akses yang cukup menantang membuat pantai ini tidak seramai pantai lain di kawasan Uluwatu. Begitu tiba, pengunjung langsung menikmati suasana pantai yang bersih, sunyi, dan penuh pesona.
Ombak besar dan garis pantai panjang menjadikan Nyang Nyang cocok untuk berjalan santai, fotografi, atau menikmati alam tanpa gangguan. Hingga 2026, Pantai Nyang Nyang tetap mempertahankan karakter anti mainstream dan menjadi favorit wisatawan yang mencari pantai eksklusif di Bali Selatan.
Desa Pinggan – Kintamani

Credit: Visit Bali
Desa Pinggan terkenal sebagai spot terbaik untuk menikmati sunrise dengan latar Gunung Batur. Dari ketinggian desa, pengunjung bisa menyaksikan lautan kabut yang menyelimuti perkampungan di pagi hari. Pemandangan ini menciptakan suasana magis yang sulit ditemukan di tempat lain.
Penduduk Desa Pinggan menjaga suasana desa tetap tenang dan autentik. Wisatawan yang datang biasanya menikmati sunrise, fotografi lanskap, atau sekadar merasakan udara sejuk pegunungan. Hingga 2026, Desa Pinggan tetap menjadi destinasi favorit bagi pencinta wisata alam dan fotografi anti mainstream.
Taman Edelweis Bali – Karangasem

Credit: Nagan Tour
Taman Edelweis Bali menghadirkan pemandangan ladang bunga kasna yang sering disebut sebagai “edelweis Bali”. Bunga ini mekar indah di musim tertentu dan menciptakan lanskap putih yang menenangkan. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Agung membuat suasana taman terasa sejuk dan damai.
Pengelola lokal mengatur kunjungan wisatawan dengan aturan ketat demi menjaga kelestarian bunga. Pengunjung bisa menikmati pemandangan, berjalan santai, dan berfoto tanpa merusak alam. Hingga 2026, Taman Edelweis Bali tetap menjadi destinasi alam unik yang jarang diketahui wisatawan umum.
Baca Juga: Paket Tour Bali 3 Hari 2 Malam
Wisata alam anti mainstream di Bali menawarkan pengalaman yang lebih personal, tenang, dan autentik. Lima destinasi di atas membuktikan bahwa Bali tidak hanya soal tempat populer, tetapi juga tentang alam yang terjaga dan budaya lokal yang hidup berdampingan dengan pariwisata. Setiap lokasi menghadirkan keindahan berbeda yang cocok untuk wisatawan pencari pengalaman eksklusif.
Kalau kamu ingin menjelajahi wisata alam anti mainstream di Bali dengan itinerary rapi dan nyaman, percayakan perjalananmu kepada Labiru Tour. Mulai dari transportasi, penginapan, hingga rute wisata tersembunyi—Labiru Tour siap menemani liburanmu agar lebih praktis, dan berkesan.